SEKOLAH TINGGI PEMBANGUNAN MASYARAKAT SANTA URSULA

Dari Kampus ke Desa, Mahasiswa STPM Santa Ursula Ende Terlibat dalam KKN GENTASTKIN

Pengabdian kepada masyarakat menjadi salah satu ruang penting bagi mahasiswa untuk menguji relevansi ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dengan kebutuhan nyata masyarakat. Semangat tersebut diwujudkan mahasiswa Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat (STPM) Santa Ursula Ende melalui partisipasi dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) GENTASTKIN yang diselenggarakan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XV.

Program yang mengusung tema “Percepatan Penanggulangan Stunting dan Kemiskinan” ini berlangsung pada 9 Juni hingga 30 Agustus 2026 di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur. Mahasiswa ditempatkan di sejumlah desa sasaran bersama peserta dari 54 perguruan tinggi di wilayah NTT.

STPM Santa Ursula Ende turut mengambil bagian dengan mengikutsertakan mahasiswa dari Program Studi Pembangunan Sosial dan Program Studi Ilmu Pemerintahan. Keterlibatan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam upaya pemberdayaan masyarakat sekaligus memahami berbagai persoalan sosial yang memengaruhi kesejahteraan keluarga dan komunitas.

KKN GENTASTKIN dirancang sebagai bentuk kolaborasi antarlembaga pendidikan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung percepatan penanganan stunting serta pengentasan kemiskinan.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa diharapkan dapat memanfaatkan pengetahuan, hasil penelitian, dan keterampilan akademik untuk mendukung kegiatan edukasi, pendampingan, serta penguatan partisipasi masyarakat. Pendekatan ini menempatkan masyarakat bukan hanya sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai pihak yang berperan aktif dalam proses pembangunan.

Bagi mahasiswa STPM Santa Ursula Ende, program tersebut relevan dengan bidang keilmuan yang dipelajari, terutama dalam memahami dinamika sosial, pemberdayaan masyarakat, dan penyelenggaraan pemerintahan. Pengalaman di lapangan juga memberikan kesempatan untuk melihat secara langsung tantangan pembangunan dan pentingnya kerja sama berbagai pihak dalam mencari solusi.

Persoalan stunting dan kemiskinan membutuhkan pendekatan yang melibatkan banyak unsur. Edukasi masyarakat, peningkatan kesadaran, pendampingan, serta penguatan keterlibatan warga menjadi bagian dari upaya membangun perubahan yang berkelanjutan.

Melalui KKN GENTASTKIN, mahasiswa memperoleh ruang untuk belajar bekerja bersama masyarakat sekaligus mendukung inisiatif pembangunan yang dijalankan di tingkat desa. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program pemberdayaan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi setempat.

Partisipasi mahasiswa dalam kegiatan ini juga mencerminkan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Pengalaman tersebut diharapkan membentuk lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu memahami realitas sosial dan menerapkan pengetahuannya secara bertanggung jawab.

Keterlibatan STPM Santa Ursula Ende dalam KKN GENTASTKIN menjadi bagian dari upaya memperluas kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan daerah. Melalui pengalaman belajar langsung di tengah masyarakat, mahasiswa diharapkan semakin siap mengambil peran dalam mendukung pembangunan yang inklusif, partisipatif, dan berkelanjutan di Nusa Tenggara Timur.

Related Posts