SEKOLAH TINGGI PEMBANGUNAN MASYARAKAT SANTA URSULA

STPM Santa Ursula Perkuat Pembelajaran Daring melalui Pelatihan EdLink bagi Dosen

Ende, 29 Agustus 2026 — Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat (STPM) Santa Ursula terus memperkuat kesiapan akademik dalam menghadapi situasi kebencanaan yang masih berlangsung di wilayah Flores. Kondisi gempa bumi dan gempa susulan yang belum dapat dipastikan kapan sepenuhnya mereda mendorong perguruan tinggi untuk menyiapkan berbagai strategi agar proses pembelajaran mahasiswa tetap berjalan secara efektif, aman, dan berkelanjutan.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, STPM Santa Ursula menyelenggarakan Pelatihan EdLink bagi dosen internal dan dosen eksternal/praktisi pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Kegiatan ini melibatkan unsur Tim Akademik STPM Santa Ursula dari Program Studi Pembangunan Sosial dan Program Studi Ilmu Pemerintahan bersama Tim Teknologi Informasi (IT).

Pelatihan tersebut menjadi salah satu langkah strategis STPM Santa Ursula dalam memperkuat kesiapan dosen menggunakan teknologi pembelajaran digital, khususnya untuk mendukung pelaksanaan Pembelajaran daring apabila kondisi kebencanaan belum memungkinkan kegiatan perkuliahan berlangsung secara normal dan tatap muka.

Situasi kebencanaan di Flores memberikan tantangan tersendiri bagi dunia pendidikan tinggi. Keselamatan mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan tetap menjadi pertimbangan utama, sementara proses akademik harus tetap berjalan agar mahasiswa tidak kehilangan kesempatan untuk mengikuti pembelajaran sesuai kalender dan rencana akademik perguruan tinggi.

Dalam kondisi tersebut, pemanfaatan teknologi pembelajaran menjadi salah satu alternatif penting untuk menjaga keberlangsungan proses pendidikan. STPM Santa Ursula tidak hanya memandang pembelajaran digital sebagai solusi sementara, tetapi juga sebagai bagian dari upaya membangun sistem pembelajaran yang lebih adaptif terhadap berbagai kondisi.

Pelatihan EdLink dilaksanakan untuk memastikan para dosen memiliki pemahaman dan keterampilan yang memadai dalam menggunakan platform pembelajaran digital tersebut. Dengan demikian, ketika perkuliahan harus dilaksanakan dari tempat masing-masing, dosen tetap dapat memberikan materi, berinteraksi dengan mahasiswa, memberikan tugas, melaksanakan evaluasi, serta memantau aktivitas pembelajaran secara digital.

EdLink sendiri merupakan platform pembelajaran digital yang dikembangkan sebagai solusi pembelajaran daring. Platform ini menyediakan sejumlah fitur yang mendukung aktivitas perkuliahan, antara lain video conference, presensi, materi pembelajaran, tugas, kuis, notifikasi jadwal, forum/diskusi, serta rekap aktivitas pembelajaran. EdLink juga menyediakan integrasi dengan sistem akademik SEVIMA/SIAKAD untuk mendukung pengelolaan kelas perkuliahan.

Pelaksanaan pelatihan melibatkan kolaborasi antara Tim Akademik STPM Santa Ursula, Program Studi Pembangunan Sosial, Program Studi Ilmu Pemerintahan, dan Tim IT. Kolaborasi lintas unit ini menjadi penting karena penerapan LMS tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis penggunaan aplikasi, tetapi juga berkaitan langsung dengan tata kelola proses pembelajaran.

Para dosen diperkenalkan dan dilatih untuk memahami penggunaan EdLink sebagai media pendukung kegiatan perkuliahan. Materi pelatihan diarahkan pada kemampuan praktis yang dibutuhkan dalam pelaksanaan pembelajaran, mulai dari mengakses kelas, mengelola aktivitas pertemuan, membagikan materi, memberikan tugas, membuat kuis, melakukan presensi, hingga memanfaatkan fasilitas pembelajaran daring.

Dosen juga perlu memahami keterkaitan antara sistem pembelajaran digital dengan sistem akademik. Dalam EdLink, proses sinkronisasi kelas akademik dilakukan setelah kelas perkuliahan tersedia pada sistem akademik dan memenuhi sejumlah persyaratan, seperti adanya kelas, jadwal perkuliahan, dosen pengajar, serta minimal satu rencana pertemuan.

Pemahaman tersebut diharapkan dapat meminimalkan kendala teknis ketika perkuliahan mulai dilaksanakan secara daring dan memastikan informasi kelas yang digunakan dosen maupun mahasiswa sesuai dengan data akademik perguruan tinggi.

Dosen Internal dan Dosen Eksternal Dipersiapkan Bersama

Pelatihan tidak hanya ditujukan bagi dosen internal STPM Santa Ursula, tetapi juga melibatkan dosen eksternal dan dosen praktisi yang mendukung proses pembelajaran di lingkungan STPM Santa Ursula.

Keterlibatan dosen eksternal dan praktisi menjadi perhatian penting karena proses pembelajaran di perguruan tinggi tidak hanya melibatkan tenaga pengajar tetap, tetapi juga akademisi, profesional, dan praktisi yang memiliki kompetensi sesuai dengan mata kuliah yang diajarkan.

Dengan adanya pelatihan bersama, diharapkan seluruh dosen memiliki pemahaman yang relatif seragam mengenai mekanisme pembelajaran menggunakan EdLink. Hal ini juga membantu menciptakan pengalaman pembelajaran yang lebih konsisten bagi mahasiswa, meskipun perkuliahan dilaksanakan oleh dosen dengan latar belakang dan tempat kerja yang berbeda.

Penggunaan EdLink memberikan peluang bagi STPM Santa Ursula untuk mengembangkan pola pembelajaran yang tidak sepenuhnya bergantung pada ruang kelas fisik.

Melalui platform tersebut, dosen dapat mengelola berbagai aktivitas pembelajaran secara daring. Materi perkuliahan dapat diberikan melalui platform, mahasiswa dapat mengunggah tugas, kuis dapat digunakan sebagai salah satu bentuk evaluasi, dan aktivitas pembelajaran dapat dipantau melalui laporan yang tersedia. EdLink juga menyediakan fasilitas video conference untuk mendukung interaksi langsung antara dosen dan mahasiswa secara daring.

Fitur presensi juga dapat digunakan melalui website maupun perangkat mobile, sehingga pencatatan kehadiran dapat dilakukan dalam rangkaian kegiatan pembelajaran daring.

Dengan demikian, pemanfaatan EdLink diharapkan dapat membantu STPM Santa Ursula membangun mekanisme pembelajaran yang lebih fleksibel, terutama ketika mahasiswa dan dosen tidak dapat berada di ruang kelas secara fisik.

Pelatihan EdLink pada 29 Agustus 2026 bukan sekadar kegiatan pengenalan sebuah aplikasi pembelajaran. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan bagian dari langkah STPM Santa Ursula dalam membangun ketangguhan pendidikan di tengah situasi kebencanaan.

Bencana alam dapat mengganggu berbagai aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan pendidikan. Namun, kondisi tersebut tidak seharusnya menghentikan hak mahasiswa untuk memperoleh layanan pendidikan. Oleh karena itu, perguruan tinggi perlu memiliki alternatif pembelajaran yang dapat diaktifkan sesuai dengan situasi dan kebutuhan.

Dalam konteks tersebut, kesiapan sumber daya manusia menjadi sama pentingnya dengan kesiapan teknologi. Platform pembelajaran yang tersedia tidak akan memberikan manfaat maksimal apabila dosen dan mahasiswa belum memiliki kemampuan untuk menggunakannya secara efektif.

Karena itu, pelatihan yang melibatkan Tim Akademik dan IT menjadi bagian penting dari proses transformasi pembelajaran digital di STPM Santa Ursula.

Melalui kegiatan ini, STPM Santa Ursula menunjukkan komitmennya untuk terus menjaga keberlangsungan proses akademik sekaligus memberikan ruang bagi dosen untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi pembelajaran.

Program Studi Pembangunan Sosial dan Ilmu Pemerintahan, bersama Tim Akademik dan IT, diharapkan dapat terus melakukan pendampingan kepada para dosen dalam penerapan EdLink sehingga penggunaannya tidak berhenti pada tahap pelatihan, tetapi benar-benar diterapkan dalam aktivitas perkuliahan.

Ke depan, pemanfaatan teknologi pembelajaran diharapkan tidak hanya menjadi respons terhadap kondisi darurat akibat bencana, tetapi juga menjadi bagian dari pengembangan sistem pembelajaran STPM Santa Ursula yang lebih fleksibel, adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.

Di tengah kondisi Flores yang masih menghadapi ketidakpastian akibat aktivitas gempa dan gempa susulan, STPM Santa Ursula berupaya memastikan bahwa tantangan geografis maupun situasi kebencanaan tidak menjadi penghalang bagi mahasiswa untuk tetap belajar.

Melalui kolaborasi akademik, teknologi, dan komitmen seluruh civitas akademika, STPM Santa Ursula terus bergerak menjaga keberlanjutan pendidikan—karena proses belajar harus tetap berlangsung, bahkan ketika keadaan menuntut kita untuk beradaptasi.