SEKOLAH TINGGI PEMBANGUNAN MASYARAKAT SANTA URSULA

PRA-PKKMB HINGGA PKKMB STPM SANTA URSULA TAHUN AKADEMIK 2026/2027: MEMBENTUK MAHASISWA BERDAYA DALAM SAINS DAN BERGERAK SEBAGAI DINAMISATOR

Rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat (STPM) Santa Ursula Tahun Akademik 2026/2027 memasuki hari kedua pada Jumat, 14 Agustus 2026.

Pada hari kedua, mahasiswa baru mendapatkan berbagai materi penting mengenai kehidupan kampus, mulai dari pengenalan program studi, organisasi kemahasiswaan, pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi, sistem akademik, hingga layanan dan fasilitas kampus.

Kegiatan diawali pada pukul 06.00 hingga 06.30 WITA dengan check-in mahasiswa baru serta pemeriksaan atau tagihan tugas-tugas. Kegiatan ini kembali menjadi bagian dari pembiasaan disiplin dan tanggung jawab bagi mahasiswa baru.

Selanjutnya, peserta mengikuti kegiatan senam pagi ringan pada pukul 06.30 hingga 07.00 WITA. Aktivitas ini menjadi sarana untuk membangun semangat, menjaga kebugaran, serta menciptakan suasana kebersamaan sebelum memasuki sesi materi.

Memasuki sesi utama, mahasiswa baru mengikuti kegiatan Pengenalan Program Studi pada pukul 07.30 hingga 08.40 WITA. Berdasarkan rundown kegiatan, sesi ini diisi oleh Fidentus D.D. Saputra, S.I.P., M.I.P dengan Konfridus R. Buku, S.Fil., M.Sosio sebagai moderator.

Pengenalan program studi menjadi bagian penting bagi mahasiswa baru untuk memahami bidang keilmuan yang akan mereka tekuni selama menempuh pendidikan di STPM Santa Ursula.

Mahasiswa baru STPM Santa Ursula Tahun Akademik 2026/2027 berasal dari dua program studi, yaitu Program Studi Ilmu Pemerintahan dan Program Studi Pembangunan Sosial. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diperkenalkan dengan arah pengembangan keilmuan serta peran bidang studi mereka dalam menjawab berbagai persoalan pembangunan dan kehidupan masyarakat.

Setelah sesi pengenalan program studi, kegiatan dilanjutkan dengan materi Pengenalan Organisasi Kemahasiswaan dan PPKPT pada pukul 08.40 hingga 09.50 WITA yang disampaikan oleh Patricius M. Botha, S.Fil., M.Si.

Dalam kehidupan perguruan tinggi, organisasi kemahasiswaan menjadi salah satu ruang pembelajaran penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, kerja sama, tanggung jawab, serta partisipasi sosial.

Selain itu, mahasiswa baru juga diperkenalkan dengan aspek pencegahan dan penanganan berbagai bentuk kekerasan di lingkungan perguruan tinggi. Hal ini sejalan dengan komitmen STPM Santa Ursula untuk membangun lingkungan kampus yang aman, inklusif, humanis, serta bebas dari kekerasan, perundungan, dan diskriminasi.

Pada pukul 09.50 hingga 10.40 WITA, mahasiswa baru mengikuti materi Pengenalan Sistem Akademik SEVIMA yang disampaikan oleh Andreas W.F. Weroh, S.Kom.

Pengenalan sistem akademik berbasis teknologi ini bertujuan membantu mahasiswa memahami mekanisme layanan akademik yang akan digunakan selama menjalani perkuliahan. Pemanfaatan teknologi menjadi salah satu bagian penting dalam membentuk mahasiswa yang mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Setelah sesi materi, peserta mengikuti istirahat dan icebreaking pada pukul 10.40 hingga 11.20 WITA.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan materi Pengenalan Layanan dan Fasilitas Kampus pada pukul 11.20 hingga 12.10 WITA yang disampaikan oleh Yuliana L.B. Kumanireng, S.Sos.

Melalui sesi tersebut, mahasiswa baru memperoleh informasi mengenai berbagai layanan yang tersedia di lingkungan STPM Santa Ursula. Pengenalan fasilitas dan layanan kampus diharapkan dapat membantu mahasiswa beradaptasi serta memanfaatkan sarana pendukung pendidikan secara optimal.

Rangkaian kegiatan pagi ditutup dengan pengumuman, informasi tambahan mengenai kegiatan sore, dan doa pulang pada pukul 12.10 hingga 12.40 WITA.

Pada sore hari, kegiatan PKKMB kembali dilanjutkan mulai pukul 15.00 WITA melalui check-in mahasiswa baru dan pemeriksaan tugas-tugas.

Kegiatan pendukung tersebut menjadi wujud nyata dari upaya menumbuhkan kepedulian sosial dan lingkungan. PKKMB STPM Santa Ursula tidak hanya berfokus pada pengenalan sistem pendidikan tinggi, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk memiliki kepekaan terhadap lingkungan dan masyarakat.

Kerja bhakti menjadi sarana membangun budaya gotong royong, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan. Sementara kegiatan anjangsana memberikan pengalaman kepada mahasiswa baru untuk membangun interaksi sosial serta memahami pentingnya kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat.

Pelaksanaan PKKMB hari kedua memperlihatkan keterkaitan antara pengembangan kemampuan akademik dengan pembentukan karakter mahasiswa. Mahasiswa baru tidak hanya diperkenalkan pada program studi dan sistem akademik, tetapi juga diberikan pemahaman mengenai organisasi, layanan kampus, kehidupan sosial, dan tanggung jawab terhadap lingkungan.

STPM Santa Ursula berharap seluruh mahasiswa baru mampu membangun jejaring awal dengan sesama mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta organisasi kemahasiswaan sebagai bagian dari proses adaptasi kehidupan kampus.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, mahasiswa baru diarahkan untuk bertumbuh menjadi pribadi yang memiliki integritas, kepemimpinan, kepedulian sosial, serta kemampuan untuk mengambil peran sebagai dinamisator pembangunan.

Rangkaian hari kedua menjadi bekal penting bagi mahasiswa baru sebelum memasuki hari terakhir PKKMB yang akan diisi dengan pendidikan demokrasi dan partisipasi pemilih bersama Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Ende serta seremonial penutupan kegiatan.