STPM Santa Ursula kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan peran pendidikan tinggi di tengah masyarakat dengan menjalin kerja sama strategis bersama Yayasan Tananua Flores. Hal ini ditandai melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang dilaksanakan pada Jumat, 11 Juli 2025, di ruang serba guna STPM Santa Ursula, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur.
Kesepakatan kerja sama ini merupakan langkah konkret dalam mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berbasis masyarakat, yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat secara terstruktur dan berkelanjutan.
MoU ditandatangani langsung oleh Ketua STPM Santa Ursula, Yulita Eme, S.Sos., M.Si., dan Direktur Yayasan Tananua Flores, Bernadus Sambut, A.Md. Penandatanganan ini turut disaksikan oleh dosen, staf, serta tim lapangan dari kedua belah pihak.
Dalam sambutannya, Yulita Eme menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk sinergi antara dunia akademik dan lembaga masyarakat sipil dalam menjawab tantangan sosial secara konkret dan berbasis kebutuhan lokal.
“Kerja sama ini akan memperkaya proses belajar mahasiswa, memperluas jangkauan riset yang kontekstual, sekaligus menghadirkan dampak langsung bagi masyarakat melalui pengabdian yang terukur dan berkelanjutan,” tegasnya.
Sementara itu, Bernadus Sambut menyambut baik kemitraan ini sebagai peluang memperkuat kapasitas kelembagaan dan memperdalam dampak intervensi pemberdayaan yang telah dirintis Yayasan Tananua di berbagai wilayah.
“Kami percaya kemitraan ini tidak hanya meningkatkan kualitas program kami, tetapi juga membentuk generasi muda yang lebih peka terhadap realitas sosial dan mampu terlibat aktif dalam transformasi masyarakat,” ujarnya.
Berdasarkan kesepakatan yang tertuang dalam MoU, kedua institusi sepakat untuk bekerja sama dalam pelaksanaan program-program berikut:
- Pelaksanaan pendidikan dan pelatihan masyarakat, baik formal maupun non-formal, untuk peningkatan kapasitas komunitas.
- Penelitian kolaboratif berbasis kebutuhan riil dan permasalahan yang dihadapi masyarakat di tingkat akar rumput.
- Pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan secara terstruktur, sistematis, dan berkelanjutan.
- Pemberdayaan kelembagaan lokal seperti UMKM, BUMDes, koperasi, kelompok tani, serta komunitas berbasis lokal lainnya.
- Penyelenggaraan KKN Tematik dan/atau program magang mahasiswa berbasis lapangan di wilayah dampingan Yayasan Tananua.
- Diseminasi dan publikasi hasil kegiatan dan kerja sama dalam bentuk media ilmiah maupun populer.
Nota Kesepahaman ini akan menjadi dasar bagi penyusunan program-program kerja bersama yang lebih teknis dan terukur. Kedua pihak juga akan membentuk tim koordinasi bersama untuk memastikan implementasi kegiatan berjalan efektif dan berdampak langsung kepada masyarakat.







