Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat (STPM) Santa Ursula mengawali rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027 melalui kegiatan Pra-PKKMB yang dilaksanakan pada Rabu, 12 Agustus 2026, di Aula STPM Santa Ursula.
Kegiatan ini menjadi tahap awal dalam mempersiapkan mahasiswa baru sebelum mengikuti seluruh rangkaian PKKMB yang berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 12 hingga 15 Agustus 2026. PKKMB Tahun Akademik 2026/2027 mengusung tema “Berdaya dalam Sains, Bergerak sebagai Dinamisator.”
Mahasiswa baru yang mengikuti kegiatan ini berasal dari dua program studi di STPM Santa Ursula, yakni Program Studi Ilmu Pemerintahan dan Program Studi Pembangunan Sosial.
Pra-PKKMB dimulai pada pukul 07.30 WITA dengan kegiatan check-in mahasiswa baru yang dilaksanakan oleh panitia dan Seksi Acara. Melalui proses check-in ini, panitia melakukan pendataan sekaligus memastikan kesiapan peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan PKKMB.
Selanjutnya, pada pukul 07.50 WITA, kegiatan dilanjutkan dengan arahan umum dan pembukaan Pra-PKKMB oleh Ketua Panitia bersama tim pelaksana. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa baru diberikan gambaran umum mengenai tujuan, mekanisme, serta pentingnya pelaksanaan PKKMB sebagai pintu awal untuk mengenal kehidupan di perguruan tinggi.
PKKMB STPM Santa Ursula dirancang sebagai kegiatan edukatif, inklusif, dan humanis yang bertujuan membantu mahasiswa baru beradaptasi dengan lingkungan pendidikan tinggi. Selain memperkenalkan sistem akademik, kegiatan ini juga diarahkan untuk membentuk karakter mahasiswa yang berintegritas, memiliki etika akademik, berwawasan kebangsaan, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.
Memasuki sesi berikutnya, pada pukul 08.30 hingga 10.00 WITA, mahasiswa baru mendapatkan penjelasan mengenai jadwal dan tata tertib PKKMB. Pada sesi ini, peserta juga mengikuti latihan untuk acara pembukaan serta latihan menyanyikan sejumlah lagu, yakni Indonesia Raya, SERVIAM, Satu Nusa Satu Bangsa, dan Mars STPM.
Latihan lagu dan persiapan seremonial tersebut didampingi oleh Seksi Acara bersama Sr. Kori, OSU. Kegiatan ini bertujuan mempersiapkan mahasiswa baru agar dapat mengikuti acara pembukaan PKKMB secara tertib, khidmat, dan penuh semangat.
Setelah mengikuti sesi utama, mahasiswa baru diberikan waktu untuk istirahat dan icebreaking pada pukul 10.00 hingga 10.30 WITA. Kegiatan icebreaking menjadi bagian penting dalam membangun suasana kebersamaan sekaligus membantu mahasiswa baru mulai mengenal satu sama lain.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembagian kelompok dan gladi acara pembukaan pada pukul 10.30 hingga 11.40 WITA. Melalui pembagian kelompok, mahasiswa baru mulai membangun jejaring awal dengan sesama mahasiswa serta berlatih bekerja sama dalam kelompok.
Pada sesi akhir yang berlangsung pukul 11.40 hingga 12.30 WITA, panitia melakukan pembagian atribut PKKMB serta memberikan informasi tambahan kepada calon mahasiswa baru, termasuk mengenai kesiapan bekal makanan dan minuman selama mengikuti kegiatan.
Pra-PKKMB menjadi momentum penting untuk membangun kesiapan mahasiswa baru, baik dari aspek kedisiplinan, kebersamaan, maupun pemahaman terhadap tata tertib kegiatan. Tahap ini juga menjadi sarana awal bagi panitia untuk memastikan seluruh peserta memahami jadwal dan mekanisme pelaksanaan PKKMB.
Melalui kegiatan Pra-PKKMB, STPM Santa Ursula menegaskan komitmennya dalam menciptakan proses pengenalan kehidupan kampus yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter dan penguatan budaya akademik.
Seluruh rangkaian kegiatan PKKMB STPM Santa Ursula Tahun Akademik 2026/2027 dilaksanakan dengan menjunjung tinggi prinsip anti kekerasan, anti perundungan, anti diskriminasi, serta pencegahan kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi.
Dengan kesiapan yang dibangun sejak Pra-PKKMB, mahasiswa baru diharapkan dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan berikutnya dengan penuh tanggung jawab dan semangat untuk menjadi insan akademis yang berdaya dalam sains dan bergerak sebagai dinamisator pembangunan.







