SEKOLAH TINGGI PEMBANGUNAN MASYARAKAT SANTA URSULA

Lokakarya AI Tingkatkan Kualitas Pendidikan: Yayasan Pendidikan Ursulin Gelar Pelatihan Inspiratif dan Interaktif

Dalam upaya memperkuat mutu pendidikan di era digital, Kantor Pusat Yayasan Pendidikan Ursulin (PYPU) menginisiasi sebuah lokakarya inspiratif dan interaktif bertajuk “Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan”. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, 13–15 November 2025, di Auditorium Kampus Ursulin Santa Maria Jakarta.

Lokakarya ini menjadi bagian dari komitmen PYPU untuk membekali para pendidik Ursulin dengan pengetahuan dan keterampilan terbaru dalam teknologi kecerdasan artifisial (AI). Transformasi digital yang kian pesat mendorong berbagai lembaga pendidikan untuk beradaptasi, dan YPU menegaskan bahwa inovasi harus berjalan beriringan dengan nilai-nilai pendidikan Ursulin yang humanis.

Sebagai mitra utama, Universitas Bina Nusantara (Binus University) menghadirkan sejumlah pakar AI yang menjadi narasumber utama dalam kegiatan ini. Melalui sesi presentasi, simulasi, dan diskusi kelompok, para peserta diajak memahami aplikasi AI dalam proses belajar-mengajar, pengembangan kurikulum, manajemen sekolah, serta analisis data pembelajaran.

Para narasumber juga memberikan wawasan tentang bagaimana teknologi AI dapat membantu guru dalam personalisasi pembelajaran, pembuatan materi digital, analisis perkembangan siswa, dan peningkatan efektivitas administrasi akademik tanpa menghilangkan sentuhan kemanusiaan.

Lokakarya berlangsung dalam suasana kolaboratif. Para peserta—yang terdiri dari guru, staf akademik, dan pimpinan unit pendidikan Ursulin se-Indonesia—mendapat kesempatan untuk mencoba langsung berbagai platform dan model AI, termasuk penggunaan AI untuk desain pembelajaran, visualisasi data, evaluasi digital, dan sistem rekomendasi pendidikan.

Diskusi-diskusi kelompok menghasilkan berbagai ide pengembangan, seperti integrasi AI dalam lesson plan, penggunaan chatbot untuk layanan akademik, serta strategi memanfaatkan teknologi untuk mendorong kreativitas siswa.

Dalam sambutannya, Suster Hilda, OSU, selaku Ketua Pusat Yayasan Pendidikan Ursulin menegaskan bahwa teknologi harus ditempatkan sebagai alat yang mendukung misi pendidikan Ursulin, bukan menggantikan peran pendidik. “Di tengah perubahan zaman, nilai-nilai humanisme, kasih, dan pelayanan tetap menjadi inti. AI adalah sarana untuk semakin memanusiakan proses pendidikan dan memperluas dampaknya,” demikian salah satu pesan yang disampaikan.

Tiga hari lokakarya ini menegaskan keseriusan PYPU dalam merespons tantangan era digital, sekaligus memastikan bahwa seluruh kampus Ursulin mampu terus menghadirkan pendidikan yang berkualitas, relevan, dan berkarakter.

Dengan bekal pemahaman baru tentang kecerdasan artifisial, para pendidik Ursulin diharapkan semakin siap membawa transformasi nyata — menciptakan lingkungan belajar yang inovatif, adaptif, dan tetap berakar pada semangat pelayanan khas Santa Angela Merici.