SEKOLAH TINGGI PEMBANGUNAN MASYARAKAT SANTA URSULA

STPM Santa Ursula Raih Peringkat 3 atas Prestasi dalam Pengembangan Karier Dosen

STPM Santa Ursula menorehkan prestasi membanggakan. Pada tahun ini, STPM Santa Ursula berhasil meraih peringkat 3 penghargaan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) berprestasi dari LLDikti Wilayah XV Kupang atas pencapaian institusi yang berhasil melahirkan satu dosen dengan jabatan akademik Lektor Kepala. Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala LLDikti Wilayah XV Kupang, Prof. Dr. Adrianus Amheka, ST., M.Eng., kepada Ketua STPM Santa Ursula, Yulita Eme, S.Sos., M.Si. Penyerahan penghargaan berlangsung di Aston Kupang Hotel, selepas kegiatan Rapat Kerja Pimpinan Perguruan Tinggi Kementerian/Lembaga se-Nusa Tenggara Timur yang mengusung tema: “Sinergi Membangun SDM Unggul yang Bersatu, Berdaulat, Menuju Indonesia Emas 2045.”

Penghargaan ini memiliki arti penting karena menegaskan peran aktif STPM Santa Ursula dalam mendukung agenda nasional peningkatan mutu pendidikan tinggi. Jabatan akademik Lektor Kepala merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur kapasitas dosen, baik dalam hal kompetensi akademik, penelitian, maupun kontribusi pengabdian kepada masyarakat. Keberhasilan pencapaian ini tidak hanya menunjukkan keseriusan lembaga dalam mendorong percepatan jenjang karier dosen, tetapi juga menjadi representasi kualitas akademik yang dimiliki oleh institusi.

Selain itu, prestasi ini menjadi bukti nyata dari strategi kelembagaan STPM Santa Ursula dalam mengembangkan budaya akademik yang berorientasi pada mutu, profesionalisme, serta penguatan tridharma perguruan tinggi. Pencapaian ini sejalan dengan visi kampus untuk menjadi pusat pendidikan tinggi yang berdaya saing, relevan dengan kebutuhan masyarakat, dan berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional.

Raihan penghargaan ini diharapkan menjadi momentum bagi STPM Santa Ursula untuk semakin memperkuat sistem pembinaan dosen, termasuk dalam hal peningkatan kualifikasi akademik, produktivitas riset, serta pencapaian jabatan fungsional yang lebih tinggi. Dengan demikian, perguruan tinggi dapat semakin meningkatkan daya saing sekaligus memainkan peran penting dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045, sebagaimana ditekankan dalam tema kegiatan Rapat Kerja Pimpinan Perguruan Tinggi.